MARI BERNOSTALGIA DENGAN MASA LALU

I just slightly thought about my childhood. What a wonderful and hilarious moments at that period of time. It’s easy to tell my story of childhood but uneasy to forget the memorable ‘few accidents’ on it. Yes!!! gw ingin sedikit membagi cerita masa lalu gw. Gw yakin teman-teman pasti pernah merasakan moment spesial seperti itu. Emang nga spesial bgt tapi cukup membuat gw tertawa. Bahkan menertawakan diri gw saat itu.

Masa lalu khususnya saat-saat beranjak dewasa (8-12 tahun) merupakan moment yang paling gokil dan yang paling sulit dilupakan. Awal kisah kita mengetahui asal-usul kita. Belajar mengenal lingkungan. Dan berbagai hal lainnya yang semula merupakan ‘kelucuan’ dari diri kita, tetapi pada akhirnya sesuatu yang paling diinget oleh kita. Masa kecil erat kaitannya dengan pencarian ‘jati diri’. Yah jati diri gw adalah super hero!!! Seperti itulah masa kecil. Kita nga pernah membedakan mana yang realitas dan mana yang merupakan fiksi. Dan nga jarang kita sering terbawa sampai kepada limit tertentu. Kenangan masa kecil bisa membawa kita keberbagai hal-hal yang lucu, sedih, senang, dll.

#Gw teringat dengan alm. nenek gw yang bisa gw bilang wanita paling perkasa dan mengerti dengan gw. Gw paling seneng ‘merengek’ hanya untuk dibeliin mainan. Entah kenapa gw nga suka minta mainan ke orangtua gw. Gw lebih senang untuk ‘menjajah’ alm.nenek gw itu. Beliau hanya menerima uang pensiunan dari suami-nya (alm.kakek). Tetapi rasa sayang-nya itu mengalahkan uang yang diterima beliau saat itu. Mana gw mintanya mainan yang mahal2 lagi. Dengan rasa sayangnya itu beliau terkadang mengajak gw untuk membeli mainan yang gw minta itu dengan kendaraan umum (metro mini) menuju ke toko tersebut. Dengan senyum yang mengembang diwajahnya, beliau selalu bilang : “Gimana mainannya? Kamu suka?” Gw pun membalas : “Iya nek, Rio suka bgt! Minggu depan beliin lagi yah!” Nenek gw cuma bisa melemparkan senyuman lagi dan berkata : “Iya minggu depan kita beli lagi!” Shyttt….gw terharu bgt kalo inget ini. Kalo emang ada time-machine gw pasti mau balik lagi kemasa-masa itu dan bilang : “Nek, mainan ini sudah cukup kok! Yang penting nenek sehat, Rio pasti bahagia!!!”….

#Naksir cewek untuk pertama kalinya. Sebagai umat manusia yang normal, gw pernah naksir dengan seorang cewek waktu SD dulu. Yah gw tau saat itu bukan nafsu yang berbicara tapi karena kekaguman dengan cewek tersebut. Namanya kalo nga salah Fitria Sakinah (where are you now?). Gw nga tau sekarang dimana cewek tersebut. Apakah sudah menikah? Punya anak?….Gw teringat waktu ngobrol untuk pertama kalinya dengan dia. Gw berharap waktu itu dia bakalan jadi istri gw. Padahal gw nga tau apa itu istri (for the real meaning). Yang gw tau kalo cowok jadi suami, terus cewek yang jadi istri. Setiap hari gw paling menunggu hari Rabu karena pada hari itu si doi dapat jatah untuk piket (bersih-bersih kelas). Dan gw dengan lugu-nya datang pagi2 hanya sekedar untuk melihat si doi bersih-bersih kelas. What a loony moments….

#Tarawih bareng teman2 seperjuangan. Momen bulan Ramadhan yang paling gw suka adalah saat sholat tarawih bersama. Yah, saat itu merupakan waktunya ngumpul bareng sampe tengah malem. Jarak rumah – masjid kurang lebih 4 km. Kita kompak jalan kaki kesana. Kalo sekarang mungkin gw udah ‘terkapar’ duluan sebelum sampe. Setelah gw ukur ternyata lumayan jauh. Pulang-pergi sekitar 8 km. Tapi dulu beda cerita. Jauh = dekat. Dekat = malas perginya…^-^

#Main bola tanpa inget lokasi permainan. Maksud gw, dulu sering bgt main bola dimanapun. Walaupun lapangan yang tersedia bukan untuk main bola. Mecahin kaca orang – merupakan hal yang biasa terjadi. Bukan karena tendangan yang spektakuler, tapi karena tendangan yang hampir menjadi gol….prakkkk!!!!

#Camilan yang legend abis. Banyak sekali makanan yang dulu ada sekarang sudah tergeser oleh makanan yang baru eksis. Kembalikan cokelat ayam jago….Kembalikan cokelat superman…Kembalikan anak mas…..Kembalikan permet karet cap koboy….Kembalikan gulali yang manis….Kembalikan masa lalu-ku….(- _ – “)

#Hidup tanpa beban. Nah ini yang paling gokil dan awesome. Bayangkan aja kita nga pernah berpikir untuk cari uang, cari jodoh, cari muka, dll. Yang terpikir hanya kapan bisa beli mainan baru, kapan libur sekolah, kapan guru A nga masuk, dll. Yang ada hanya play time. Nga perlu ngurusin banyak hal. Yah paling mentok cuma pas mau ujian aja. Belajar dan belajar. Hanya ada 2 ‘beban’ waktu itu (yang sepertinya bukan beban) : 1. Belajar biar naik kelas, 2. Jadi anak yang nga nakal.

#Jalan-jalan sore. Jalan sore identik dengan menghabiskan waktu sama teman2. Yah seru-seruan dan yang pasti obrolan yang terjadi nga jauh-jauh dari : cewek, cewek, guru sangar, dan cewek lagi….^-^.

#Eksistensi diri. Cara gampang untuk dapat eksistensi ‘sementara’ bisa dilakukan dengan menjadi anak band dan anak basket. Udah pasti teriakan cewek2 memacu adrenalin buat nunjukkin siapa lo. Biasa terjadi pada usia labil. Kebetulan gw nga bisa main basket, jadi cara berekspresi gw dengan menjadi anak band. Lagu2 yang gw mainkan juga ber-genre ‘nga jelas’. Sebut saja Slipknot atau Korn. Yang sebenarnya lagu berisik. Tapi pandangan anak usia labil, “semakin berisik semakin memacu teriakan cewek.” Dan terbukti pandangan gw salah besar…T T. Gw pernah beberapa kali manggung dengan menggunakan atribut band metal. *Berharap cewek2 pada suka. Dan pada saat manggung yang terlihat dahi mengkerut dari beberapa cewek. Down? Yes gw down karena ekspektasi yang ada ternyata berbeda jauh….Tapi gw kangen saat2 itu.

#Nonton bioskop buat liat film +18. Sudah bukan rahasia lagi kalo usia2 saat itu merupakan usia ‘pengenalan’ terhadap sesuatu yang baru. Nah dengan semangat dan adrenalin yang tinggi sekelompok anak muda datang ke bioskop dengan pura-pura menjadi orang dengan umur 18 tahunan (padahal umur waktu itu 12 tahun). Rasa grogi yang datang melebihi rasa ingin tahu mengenai film itu. Sehingga kecurigaan penjaga bioskop-pun muncul. Eventually, sekelompok anak muda tersebut gagal untuk menonton bioskop dengan rating +18. Digantikan dengan rating SU (semua umur). Jumanji menjadi pelipur lara sekelompok anak muda saat itu. Dan munculah pikiran, “Lain kali kita harus lebih professional lagi!” Dan kalimat tersebut di-iyakan oleh beberapa orang yang lain…..

#Cabut dari sekolah. Gw kangen bukan karena negatif-nya, tapi karena kebersamaannya dalam melalukan tindakan kriminal ini. Dengan rasa was-was  takut ketahuan, beberapa anak berusaha memanjat pagar sekolah – bolos. Banyak alasan yang dikemukanan salah satunya : “Bosen ah pelajaran si guru A ini.” Dan setelah bolos yang dilakukan adalah : Nothing!!! Nga banyak yang dilakukan ketika bolos. Mentok2nya paling main Winning Eleven. Tapi rasa was-was takut ketahuan dan ditambah deg2an membuat cabut dari sekolah menjadi hal yang mengasyikan…yihaaa!!!

 

Momen spesial waktu dimasa lalu bisa menjadi tolak ukur buat kita dalam memandang masa depan. Momen2 tersebut mengingatkan kita akan banyak hal seperti : persahabatan, pengenalan diri terhadap lingkungan, rasa ingin tahu, dsb. Masa lalu bukan untuk dilupakan tapi untuk diinget dan diambil nilai positif-nya.

 

Tagged , ,

2 thoughts on “MARI BERNOSTALGIA DENGAN MASA LALU

  1. tajuddin says:

    Masa kanak2 memang merupakan moment yang paling indah, gokil dan lucu abies dan tak akan pernah bisa terlupakan.

    Nice Share Gan . . . .

    • Yoi mas bro….banyak momen yang kalo gw boleh jujur, pengen balik lagi. Beda bgt yah mas bro, zaman kita dulu sama sekarang. Mungkin karena adanya teknologi yang menunjang. Dulu kalo mas bro inget, maen bola (kalo mas bro seneng bola) udah jadi ‘tradisi’ tiap sore. Tapi sekarang hampir nga ada lagi. Kebanyakan anak2 sekarang main games semisal PS atau games online via Internet….T – T

      Yah itulah masa lalu. ^_^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: